11 – 11 – 11

(Spoiler Alert!)
11 November 2011. 11 – 11 – 11, sebuah rangkaian angka cantik yang pastinya mudah diingat. Tidak heran kalau banyak orang berminat untuk menciptakan momen bagi mereka sendiri pada tanggal tersebut, Ustaz Solmed misalnya yang siap mengikat hatinya untuk yang kedua kalinya. Rangkaian angka cantik itu selain mudah diingat, apakah juga mempunyai makna tertentu? Akankah sebuah peristiwa besar terjadi pada saat itu? Ataukah saat itu dunia masih berjalan seperti biasa? Darren Lynn Bousman yang pernah menggarap Saw 2 tertarik mengangkat rangkaian angka cantik tersebut ke layar lebar dengan disertai bumbu konspirasi.

Meski sudah berlalu sekian waktu, Joseph (Timothy Gibbs) masih saja dirundung duka akibat sebuah tragedy yang merenggut istri dan anaknya. Kejadian tersebut meluruhkan kepercayaannya akan Tuhan. Bermula dari 8 November 2011, Joseph tidak menyadari hidupnya akan berubah drastic dalam 3 hari kedepan. Diawali dengan sebuah tabrakan yang untungnya tidak merenggut nyawanya, Joseph menerima kabar dari Spanyol berkaitan dengan ayahnya yang sekarat dan saudara yang lama tidak ditemuinya. Beberapa kali penonton digiring untuk percaya betapa pentingnya angka 11 hingga sering hadir di kehidupan Joseph yang sayangnya belum dia sadari. Sesampainya di Spanyol, barulah Joseph menyadari akan kehadiran angka 11 yang kerap menghampiri dirinya. Sebagai insane dengan kepercayaan yang lemah akan Tuhan, hal tersebut awalnya tidak digubris oleh Joseph. Namun ketika penampakan demi penampakan misterius mengganggu kehidupannya, dia mulai mencari tahu makna dibalik angka 11.

Untuk menaikkan tensi film, Joseph dikonfrontasikan dengan saudaranya, Samuel yang sangat bertolak belakang dengan Joseph terutama perihal keyakinan. Ketika Joseph lemah keyakinan, Samuel justru menjadi pelayan akan keyakinannya. Gesekan keduanya makin menajam berkat hadirnya angka 11. Masing – masing kukuh dengan keyakinannya. Sampai sebuah peristiwa yang berpotensi merenggut nyawa Samuel, Joseph mempunyai misi menyelamatkan saudaranya, terutama ketika waktu menunjukkan pukul 11:11 pada tanggal 11 November 2011. Apa sebenarnya yang akan terjadi?
Untuk ukuran film horror, 11 – 11 – 11 mempunyai tempo yang cukup lambat dan minim adegan mengerikan. Awalnya, saya cukup menikmati film ini. Pengenalan karakter Joseph di paruh awal cukup menarik dan gambar – gambarnya cukup dinamis serta nyaman dimata. Selain itu, bangunan – bangunan lawas di Spanyol, selain terlihat indah juga cukup efektif menghadirkan suasana dingin yang mengancam. Kemunculan makhluk misterius dengan make up yang jelek berhasil membangkitkan rasa penasaran. Mereka itu setan, malaikat atau alien?

Sayangnya, film ini bermodalkan naskah yang kurang memuaskan. Tragedy masa lampau yang menimpa Joseph seakan tidak begitu penting lagi ketika Joseph menginjakkan kakinya di Spanyol. Keterlibatan Sadie (Wendy Glenn) terkesan tidak penting dan dipaksakan supaya ada tampilan feminim dalam film ini. Dan ketika dengan sabarnya saya menantikan jawaban, ending yang dihadirkan mungkin berhasil mengejutkan sebagian penonton, namun bukannya memuaskan saya justru membangkitkan pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lebih. Kenapa Joseph? Kenapa harus di 11 – 11 – 11 ? Kenapa bukan 10 – 10 – 10 ? Dan peristiwa puncak pada 11 – 11 – 11 jam 11:11 harusnya mempunyai sejarah perjalanan yang cukup panjang yang tidak dituturkan dengan baik oleh Darren Lynn Bousman.
Pada akhirnya, 11 – 11 – 11 hanyalah sebuah angka cantik yang diharapkan bisa memancing pemasukan dolar yang lumayan. Angka 11 nyatanya belum berhasil menggeser angka 13 sebagai angka yang terkutuk. Sayang ya. Angka cantik, akan lebih ciamik dengan peristiwa yang mengesankan. Yang pasti, pada 11 – 11 – 11, akan ada pintu yang terbuka dan ada pintu yang tertutup. Ada kematian dan ada kebangkitan. Jangan lupa, pada 11 – 11 – 11, Ustaz Solmed menikah dengan April Jasmine.

4 comments:

Nugros Watch mengatakan...

nice review,
wah,,,sepertinya cuma modal judul aja nih film ya bang...
dari reviewnya ,kayanya ga cukup creepy..hm


*ijin tuker link ya bang....^^

soeby mengatakan...

@Nugros Watch : terima kasih. Film ini memang menjual tanggal saja dan kualitasnya biasa saja. Gak heran kalo di Holly sana gak terdengar filmnya. Salam kenal ya, ntar kapan2 aku link balik deh :)

KK mengatakan...

kalimat terakhirnya :))))
ternyata ga begitu serem ya.. saya mau nonton tapi agak2 takut pada awalnya :D

Soeby mengatakan...

@Kania : gak serem blas. Sereman film lokal :)

 

BLOG LIST

BLOG LIST

BLOG LIST