SILVER LININGS PLAYBOOK


James L Brooks adalah salah satu sineas Holly favorit saya. Karya - karyanya seperti Terms of Enderament, Jerry Maguire, As Good As It Gets dan Spanglish saya santap dengan lahap. Salah satu ciri karya James L Brooks adalah hadirnya karakter - karakter tak sempurna yang saling mengisi satu sama lain. Film James L Brooks juga menyuguhkan quote - quote bergizi yang inspiratif. Selain itu, James L Brooks piawai mengarahkan para aktor aktris yang dia gaet, tak heran ada beberapa nama yang dia hantarkan meraih Oscar. Sempat muncul kekhawatiran, andaikan James L Brooks pensiun nantinya, siapa penerus yang mampu menghasilkan karya sepadan dengannya.
Kekhawatiran tersebut pupus ketika hadir Silver Linings Playbook yang merupakan garapan David O Russell. Film ini dimata saya kualitasnya cukup sepadan dengan film - film James L Brooks yang saya sebutkan di atas. Silver Linings Playbook menghadirkan karakter - karakter tak sempurna yang ketika dipertemukan menghadirkan sebuah keseimbangan yang cantik. Saling melengkapi satu sama lain. Untuk mencapai keseimbangan yang cantik tersebut, tentu saja melalui sebuah proses yang cukup melelahkan bagi para tokohnya. Namun, disinilah menariknya, Film ini menghadirkan sebuah dinamika serta interaksi antar karakter yang asyik buat disimak.
Keasyikan tersebut didukung dengan balutan dialog yang lincah dan jenaka. Barisan dialog tersebut tak akan mempunyai jiwa andaikan para pemerannya tidak berusaha menampilkan sajian akting yang mengesankan. Untungnya, Silver Linings Playbook didukung barisan cast yang solid. Semuanya tampil apik. Hal ini didukung karena dalam film ini tak ada karakter yang tak berguna. Walaupun beberapa karakter hadir sekilas,kesan yang mereka tetaplah meyakinkan. Kekuatan dari film ini saya pikir memang ada pada karakterisasi yang kuat dan membumi. Saya bisa memposisikan diri saya sebagai Pat (Bradley Cooper),sebagai Tiffany (Jennifer Lawrence) atau bahkan sebagai Veronica (Julia Stiles). Satu lagi yang penting adalah, masing - masing mereka mampu memberikan ikatan yang meyakinkan satu dengan yang lain.
Banyak yang menganggap Silver Linings Playbook sebagai sebuah rom com biasa. Namun film ini bagi saya terasa istimewa karena mampu menyuguhkan sebuah sajian yang padu akan kekuatan naskah, kekuatan akting serta balutan teknis yang jauh dari buruk. Semua itu tentu saja ada pengaruh dari sang komandan yakni David O Russell. Dan seperti yang ditunjukkan lewat Take The Lead, menari berpasangan merupakan salah satu cara ampuh demi kesehatan jiwa. Silver Linings Playbook sayang untuk dilewatkan. Jarang sebuah tontonan yang membuat kita senyum bahagia ketika credit tittle bergulir. Silver Linings Playbook mampu memberikan hal tersebut.

3 comments:

gasoline sky mengatakan...

terima kasih udah tukeran link. Link movievora juga udah di pasang :)

Luthfi Prasetya Putra mengatakan...

Gue cukup senang menonton film ini. Melihat kejenakaan tingkah laku Pat dan Tiffany serta manisnya hubungan mereka. Cukup berhasil mengambil hati.

Bang, blognya bagus banget. Boleh minta tukeran link? Link gue http://review-luthfi.blogspot.com/ . Terima kasih :)

Soeby mengatakan...

Masa bagus siiih? ;D
Salam kenal yaaa :)

 

BLOG LIST

BLOG LIST

BLOG LIST