PREVIEW : MADRE THE MOVIE



Setelah belajar menjahit di film Tampan Tailor, Vino G Bastian kembali lagi dengan peran yang mengharuskannya menambah skill baru, yaitu membuat roti dalam film Madre yang diangkat dari tulisan Dewi Lestari yang sebelumnya karya - karyanya juga diangkat ke layar lebar seperti Perahu Kertas dan Rectoverso. Dan seperti biasa, Dewi Lestari kembali terlibat dalam penulisan naskahnya demi menjaga kualitas. Sebelum kamu tonton filmnya yang rilis 28 Maret 2013 nanti, yuk kita intip hal - hal menarik berkaitan dengan Madre The Movie ini.

   


  • Film ini didanai oleh Mizan Productions. Tahu sendiri dong kualitas film - film keluaran PH satu ini, seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Emak Ingin Naik Haji, Garuda Di Dadaku, Ambilkan Bulan, Semesta Mendukung (Mestakung), Rindu Purnama dan 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta.
  • The Madre The Movie diarahkan oleh Benni Setiawan yang sebelumnya sukses dengan Bukan Cinta Biasa, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta, Masih Bukan Cinta Biasa, Cinta 2 Hati dan yang bakal rilis tahun ini juga, Cahaya Kecil dan Bangun Dong Lupus.
  • Vino G Bastian bakal pamer perut six pack nya mengingat dalam film ini dia dikisahkan jago berselancar. Selain itu, Vino bakal tampil beda dengan rambut gimbalnya.
  • Ada si cantik Laura Basuki!
  • Selain 2 bintang muda di atas, The Madre The Movie menghadirkan aktor/aktris senior seperti Didi Petet dan juga Titi Qadarsih.
  • Menurut Benni Setiawan, film ini akan ada perbedaan di bandingkan novelnya. Ada penambahan cerita 30% hingga 40%. Penambahan tersebut kabarnya buat mengakomodasi mereka yang tidak membaca bukunya dan demi mempertajam konflik. Penambahannya apa saja? Buktikan sendiri dengan menyaksikannya di bioskop mulai 28 Maret 2013 nanti.
  • Madre The Movie bakal menghadirkan Jodoh Pasti Bertemu lantunan Afgan sebagai soundtracknya.
 




2 comments:

meonthemovie mengatakan...

Entah kenapa setelah Perahu Kertas dan Rectoverso, excitement gw untuk nonton karya-karyanya Dee diadaptasi on big screen udah berkurang banget. Gw kira karya-karyanya lebih enak dinikmati sebagai novel daripada film, atau setidaknya butuh sutradara yang cukup mumpuni untuk mewujudkan keindahan kata-kata Dee.

Btw, salam kenal! Thanks udah cantumin blog gw di blog list lo ya :) I'll link back to you, of course :)

Soeby mengatakan...

@Me On The Movie : halooo...salam kenal. Sialnya saya belum liat film2 yang diangkat dari karya Dewi Lestari, tapi kebanyakan karya adaptasi memang jarang yang benar - benar bisa muasin penggemarnya

 

BLOG LIST

BLOG LIST

BLOG LIST