15 FILM PALING MENGESANKAN DI TAHUN 2010 ( SPOILER ALERT!!! )


Diawali dengan kurang begitu meyakinkan, tahun 2010 nyatanya menghadirkan banyak sekali film – film bagus yang mengesankan. Sungguh sebuah siksaan ketika harus memilih 10 judul saja. Setelah melalui pergulatan panjang yang menguras hati dan pikiran, saya memutuskan untuk memilih 15 film yang mengesankan saya dengan berbagai alasan. Dengan sangat terpaksa dan diriiringi tangisan darah, saya harus menyingkirkan Greenberg, Please Give, Winter’s Bone, Outrage, Solitary Man dan Mother and Child. Film – film tersebut sempat mengesankan saya, namun seiring berjalannya waktu, kesannya makin luntur.


Salah satu kejelekan saya adalah saya sering sekali menurunkan kadar kekaguman akan sebuah film gara – gara secuil detail yang menurut saya lumayan mengganggu atau sesuatu yang saya anggap klise. Korban dari rasa ini diantaranya adalah Buried. Film tersebut sudah amat mengesankan, namun kehadiran ular dan musik, menurut saya menunjukkan rasa tak percaya diri dari kreator. The American juga berhasil mengesankan saya dengan keanggunannya, namun sedikit rusak oleh satu hal yang saya anggap klise. Mengapa seorang kriminal seringnya terlibat hubungan asmara dengan pelacur? Brooklyn’s Finest sudah amat memikat saya dengan jalinan cerita yang intens dan kolaborasi akting yang apik, namun satu kebetulan yang dihadirkan menjelang akhir, sukses membuat saya jatuh kecewa.
Pendapat diatas merupakan pendapat personal saya lho. Sakit keakuan? Mungkin. Tapi WTH deh, toh menonton film itu merupakan sebuah pengalaman personal. Dan ketika saya tidak mencari nafkah dari curhatan sinema, rasanya sah – sah saja saya menuangkan apa yang saya rasakan dan pikirkan dengan berusaha tidak menyakiti pihak – pihak tertentu. Jadi, 15 film yang mengesankan saya di tahun 2010 ini juga merupakan sebuah daftar yang personal.



15. MONSTERS
Sutradara : Gareth Edwards
Pemain : Whitney Able, Scoot McNairy
Rilis : 12 Desember 2010 (United Kingdom)
Gross revenue : $1,460,000 total


Saya tertarik meihat film ini gara – gara banyaknya pujian yang menghampiri film ini, terutama soal keberhasilan film ini dalam menghadirkan sebuah film yang belum bisa dimasukkan ke dalam genre tertentu. Dan memang benar, film ini memilih sebuah jalan tersendiri dalam menyampaikan kisahnya. Dampaknya, Monsters adalah sebuah sajian unik yang memikat. Kekaguman saya akan film ini makin bertambah ketika membaca di Wikipedia bagaimana proses film ini bisa dihadirkan. Dengan dana yang katanya dibawah $500,000, Gareth Edwards mampu memberikan sebuah sajian yang berkelas. Monsters menjadi bukti sebuah kreatifitas yang lahir akibat keterbatasan. Saya juga tergelitik membayangkan, kalau di kurs-kan ke dalam rupiah, jumlah tersebut menjadi sekitar Rp. 4,5 – 5 milyar. Duit segitu kalau di Indonesia jadi film seperti apa ya?


14. FISH TANK
Sutradara : Andrea Arnold
Bintang : Katie Jarvis, Michael Fassbender
Budget : $3 million
Gross revenue : $1,986,709


Setelah mengulik persoalan kemarahan dan dendam dalam Red Road, Andrea Arnold kembali menyajikan sebuah tontonan yang emosional lewat Fish Tank. Dalam film ini, Andrea Arnold mengajak kita mengenali sosok”ikan” yang diperankan dengan bertenaga oleh pendatang baru, Katie Jarvis. Sebuah kisah coming of age yang cukup brutal dan seperti Red Road, Andrea Arnold mengemasnya dengan olahan sinematografi yang mantap dalam setting rumah susun di kawasan pinggiran. Baca reviunya DI SINI


13. EVERYONE ELSE
Sutradara : Maren Ade
Bintang : Birgit Minichmayr, Lars Eidinger


Sejak menikah, saya jadi lebih sensitive dengan film yang mengangkat kisah dua anak manusia beda kelamin. Everyone Else menjadi film paling personal bagi saya di tahun 2010. Ada beberapa hal yang membuat saya berkaca, kaitannya dengan hubungan yang sedang saya jalani. Bagaimana posisi saya dan pasangan saya. Everyone Else di mata saya menjadi tontonan yang yang disajikan secara lugas, apa adanya. Pendekatan ini malah jauh lebih mudah menusuk ketimbang terlalu meromantisir hubungan dua pemeran utamanya. Film ini sangat direkomendasikan kepada mereka yang hendak membina hubungan. Ulasan selengkapnya dapat dibaca DI SINI


12. THE SOCIAL NETWORK
Sutradara : David Fincher
Bintang : Jesse Eisendberg, Andrew Garfield, Rooney Mara, Max Minghella, Justin Timberlake, Armie Hammer, Rashida Jones
Rilis : 1 Oktober 2010
Budget : $ 50 juta
Gross revenue : $193,673,760


Meski butuh dua kali agar bisa lebih masuk ke dalam kisah yang disajikan akibat rentetan dialog super cepat, saya harus mengakui kalau film ini digarap dengan maksimal dari semua sisi. Naskah yang bernas dan jenaka, penampilan para bintang muda yang optimal, ilustrasi musik yang menghantui serta editing yang mantap, semuanya dipadukan dengan apik oleh David Fincher hingga menghasilkan sebuah karya yang utuh yang mengesankan. The Social Network bagi saya tidak hanya berkisah seputar lahirnya Facebook, namun saya melihatnya lebih ke pertarungan ego (lelaki). Di mata saya, The Social Network memang sangatlah seksis. Bukan dalam artian buruk, tapi memang faktanya demikian. Di dunia programmer, setahu saya belum ada programmer cewek yang benar-benar menghebohkan dunia. Tolong dikoreksi kalau saya salah. Pertarungan antar ego (lelaki) demi eksistensi di The Social Network dalam perasaan saya tidaklah kalah brutal dengan pertarungan antar mafia. Tak lengkap rasanya kalau pertarungan tersebut tidak menghadirkan sebuah ironi. Sang pemenang pada akhirnya berdiri sendiri(an).


11. ENTER THE VOID
Sutradara : Gaspar Noe
Bintang : Nathaniel Brown, Paz de la Huerta
Rilis : 5 Mei 2010
Budget : 12,38 million euro


Enter The Void adalah sebuah pengalaman sinematik yang mengesankan, kalau tidak mau dikatakan menakjubkan, namun bisa jadi memuakkan bagi sebagian orang. Meski dibuat puyeng oleh pergerakan kamera, saya tak henti – hentinya terperangah dengan pendekatan (visual) gila yang dipilih oleh Gaspar Noe. Bukan sekedar gaya – gayaan, karena pendekatan tersebut disesuaikan dengan ide cerita yang diangkat. Diluar kemesuman yang pekat, Gaspar Noe secara nakal, dan terkadang terkesan lucu, memvisualisasikan rasa (halusinasi). Noe memberikan sebuah alternatif jawaban akan pertanyaan, ”apa yang dilakukan ruh paska lepas dari raga?” Bukankah pertanyaan ini pernah muncul dalam benak kita? Tentu saja pada akhirnya dikaitkan dengan apa yang kita yakini.


10. THE GHOST WRITER
Sutradara : Roman Polanski
Bintang : Ewan McGregor, Pierce Brosnan, Olivia Williams, Kim Cattrall, Tom Wilkinson, Timothy Hutton, James Belushi, Eli Wallach
Rilis : 19 Februari 2010
Budget : $45 million
Gross revenue : $59,705,780


Ada beberapa hal yang membuat saya terkesan dengan film ini. Meski tidak se-detail bukunya dalam penggambaran seorang ”penulis hantu”, film ini mampu menjelma menjadi kisah yang lebih asyik dinikmati ketimbang bukunya. Saya juga suka sekali dengan olahan gambar, hasil kinerja departemen artistik dan olahan musik Alexandre Desplat yang kesemuanya menghasilkan sebuah sajian yang terkesan canggih yang klasik. Percaya deh, film ini tidak akan terlihat kuno walau disaksikan berpuluh-puluh tahun kemudian. Dan yang juga mengesankan saya adalah....endingnya! Ending terbaik di tahun 2010.


9. FOUR LIONS
Sutradara : Chris Morris
Bintang : Riz Ahmed, Arsher Ali, Nigel Lindsay, Kayvan Novak, Adeel Akhtar
Rilis : 5 November 2010
Gross revenue : $4,255,525


Inilah film yang sukses membuat saya tertawa akan betapa konyolnya para teroris amatir. Film ini ibarat sebuah tamparan berkali – kali terhadap mereka yang cinta kekerasan atas nama perbedaan agama. Penuh guyonan mengejutkan yang membuat saya sering mengelus dada yang semakin rata ini. Karena pada akhirnya, aksi mereka tidaklah lucu sama sekali. Review lengkap bisa dibaca DI SINI


8. A PROPHET
Sutradara : Jacques Audiard
Bintang : Tahar Rahim, Niels Arestrup
Budget : $13 million
Gross revenue : $17,871,610


A Prophet adalah sebuah film tentang perjalanan manusia untuk menjadi seorang “nabi” yang mampu menyatukan semua “umat” di lingkup dunia hitam. Sebuah kisah tentang transformasi karakter yang apik dengan penampilan Tahar Rahim yang sangat memikat. A Prophet juga menjadi salah satu film terbaik yang mengambil setting di dalam penjara. Beberapa adegan yang dihadirkan cukup mengejutkan saya. Adegan latihan menyembunyikan silet menjadi salah satu adegan yang susah untuk dilupakan. Review A Prophet bisa dibaca DI SINI


7. BLACK SWAN
Sutradara : Darren Aronofsky
Bintang : Natalie Portman, Mila Kunis, Vincent Cassel, Barbara Hershey, Winona Ryder
Rilis : 3 Desember 2010
Budget : $13 juta
Gross revenue : $49,297,535 (per 2 Januari 2011)


Darren Aronofsky kembali menyoroti dunia dan jiwa dibalik gemerlap dan indahnya panggung. Dibalik sajian keluwesan dan keanggunan ballet kita disuguhi kengerian yang dipicu oleh ambisi. Natalie Portman memberikan sebuah totalitas acting yang memukau. Baca selengkapnya DI SINI


6. LEBANON
Sutradara : Samuel Moaz
Bintang : Oshri Cohen, Itay Tiran


Oleh Samuel Moaz kita diajak untuk melakukan wisata perang. Kali ini kita akan dibuat ”terperangkap” di dalam tank dalam kurun waktu sekitar 90 menit. Namun dengan durasi yang tidak panjang tersebut, kita bisa melihat betapa kacaunya, kejamnya dan pedihnya sebuah perang itu. Sebuah pengalaman sinematik yang mengesankan. Samuel Moaz mampu menghadirkan sajian penuh konflik, walau dalam keterbatasan ruang dan jarak pandang. Bayangkan dirimu dalam sebuah ruangan sempit dan kotor bersama orang – orang yang saling bertolak belakang karakter, dengan ancaman yang siap datang kapan pun dari luar. Belum lagi ada otoritas dari luar yang mengkontrol keputusan yang bakal kau ambil. Pembukaan dan penutupan film ini begitu kontras hingga memancarkan ironi yang menyedihkan akan perang.


5. POETRY
Sutradara : Lee Chang-dong
Bintang : Yoon Jeong-hee, Kim Hira
Rilis : 13 Mei 2010
Gross Revenue : $1,301,057


Sekali lagi Lee Chang-dong mampu menghadirkan sebuah tontonan yang sangat memikat hati. Sebelumnya dia memporak-porandakan hati saya lewat Secret Sunshine yang menghantarkan Jeon Do-yeon menjadi aktris terbaik di Cannes 2007. Seperti judulnya, Poetry itu sangatlah puitik. Dalam jalinan kisah yang jauh dari meletup-letup, tersimpan sebuah rasa yang amat kaya dan kuat. Dalam lingkup sosial yang terlihat tenang, tersimpan gejolak yang mengoyak rasa kemanusiaan. Dalam jalinan kata yang tersusun, tersimpan sebuah makna tersembunyi. Yang mengesankan saya, dengan penuturan yang cenderung datar, hebatnya Poetry mampu memikat mata dan hati saya untuk terus terpaku pada layar, hingga durasi 2 jam lebih tidaklah terasa. Penampilan Yoon Jeong-hee sangatlah mengesankan dengan gurat kecintaannya dan kesedihannya akan kehidupan. Jangan lewatkan juga penampilan Kim Hira sebagai lelaki renta pesakitan. Poetry tidak hanya menyinggung soal kemanusiaan, namun juga menyoroti bagaimana dua generasi yang berbeda melihat dan menyikapi suatu hal.


4. DOGTOOTH
Sutradara : Yorgos Lanthimos
Bintang : Anna Kalaitzidou, Christos Stergioglou, Michelle Valley, Mary Tsoni, Aggeliki Papoulia, Christos Passalis


Satu hal yang paling mengesankan saya dari Dogtooth adalah idenya. Bagi saya, ide yang dihadirkan lewat Dogtooth sangatlah orisinal. Dan orisinalitas itu tak ternilai harganya. Dari ide yang orisinal tersebut, hadir sebuah sajian yang aneh, ganjil, menakutkan sekaligus menyedihkan. Untuk lengkapnya, baca saja DI SINI


3. HOW I ENDED THIS SUMMER
Sutradara : Alexei Popogrebski
Bintang : Grigoriy Dobrygin, Sergei Puskepalis
Rilis : 17 Februari 2010


Saya suka sekali film ini. Sebuah film yang sangat efektif. Kreator film ini mampu memaksimalkan minimnya pemain dan setting yang sepi lagi dingin, hingga How I Ended This Summer mampu menjelma menjadi sebuah tontonan yang penuh ketegangan yang membuat hati saya ketar – ketir. Tidak hanya menawarkan ketegangan semata, namun ada beberapa hal menarik yang bisa kita dapatkan lewat film ini. Baca selengkapnya DI SINI


2. I AM LOVE
Sutradara : Luca Guadagnino
Bintang : Tilda Swinton, Gabriele Ferzetti, Marisa Berenson
Gross revenue : $7,762,609


Film paling indah dan paling cantik yang saya tonton sepanjang tahun 2010. Aura dan aroma cinta begitu pekat melingkupi I Am Love. Meski sedikit kurang berkenan dengan endingnya, inilah film yang mampu membuat hati saya berdesir akibat larut dalam gelora cinta yang terpancar dan dipancarkan dengan kuat oleh Tilda Swinton. I Am Love sangatlah merangsang indera saya. Menyaksikan film ini membawa kenikmatan dan kepuasan yang memabukkan. Review I Am Love yang saya buat, yang menjadi review favorit saya, bisa dibaca DI SINI .


1. INCEPTION
Sutradara : Christopher Nolan
Bintang : Leonardo DiCaprio, Ken Watanabe, Joseph Gordon-Levitt, Marion Cotillard, Ellen Page, Cillian Murphy, Tom Hardy, Dileep Rao, Tom Berenger, Michael Caine
Rilis : 16 Juli 2010
Budget : $160 million
Gross revenue : $820,014,445


Inilah film yang berhasil membuat otak saya yang ringan gemblondhang ini berlari kesana – kemari mencari pencerahan tentang apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh Christopher Nolan. Keputusan film ini sebagai film paling mengesankan di tahun 2010 bahkan saya ambil ketika saya sedang mandi! Awalnya saya berpandangan film ini hanyalah sekedar komersialisasi mimpi. Tidak hanya dalam kisah dan visualisasi mimpi yang dibuat luar biasa namun juga dalam filmnya sendiri, tokoh – tokohnya menjadikan mimpi sebagai sarana mendapatkan bayaran. Pemikiran saya belum tentu benar, karena Inception memang membuka beberapa tafsir yang bisa jadi saling bertolak belakang. Bahkan saya sendiri belum sepenuhnya puas dengan pemahaman saya tersebut.


Terima kasih kepada orang – orang yang ikut memberikan sudut pandang mereka hingga saya bisa melihat Inception dari perspektif yang berbeda. Inception adalah sebuah proses penanaman ide. Sebuah aksi mempengaruhi orang lain agar menerima ide yang kita tawarkan tanpa disadari oleh obyek sasaran. Apa yang dilakukan Cobb dan kawan – kawan dalam pandangan saya, setelah mendapatkan pencerahan, tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para pekerja film. Bukankah kadang film identik dengan mimpi? Saya selalu yakin kalau setiap kreator film (berkualitas) itu mempunyai misi menyampaikan ide-ide. Semacam agenda tersembunyi begitu. Kadang ide tersebut disampaikan dengan lugas, namun tak jarang disampaikan dengan halus dan elegan hingga kita sebagai audiens tanpa sadar telah teracuni oleh ide yang ditawarkan. Ide tersebut tertanam di alam bawah sadar untuk kemudian, pada saat yang tepat, akan kita keluarkan sebagai salah satu cara pemahaman atau penyelesaian akan sebuah hal.
Apa yang ingin disampaikan lewat Inception sebenarnya sudah tertulis jelas sekali dalam posternya. "YOUR MIND IS THE SCENE OF THE CRIME". Kadang sebuah bisikan halus sudah cukup untuk digunakan untuk membuat orang lain berperilaku atau berpikir seperti yang kita inginkan. Keampuhannya kadang mengalahkan ancaman hunusan senjata tajam atau todongan pistol di kepala. Saya jadi teringat pada aksi dari musuh Poirot di novel Tirai-nya Agatha Christie. Sebuah kejahatan sempurna yang susah untuk dibuktikan, hadir lewat ide yang terkesan disampaikan sepintas lalu. Pemahaman – pemahaman tersebut membuat saya kagum akan kehebatan Nolan dalam menyajikan sebuah kisah tentang penanaman ide yang dikemas dengan amat sangat menarik.


Di tahun 2010, untuk pertama kalinya saya menyaksikan 2001 : A Space Odyssey. Sebagai seseorang yang pernah mengaku sebagai GilaSinema, hal tersebut tentu saja sangatlah memalukan hehehe....Meski saya belum paham sepenuhnya akan apa yang ingin disampaikan film karya Stanley Kubrick tersebut, reaksi saya ketika melihat film tersebut sangatlah mengejutkan. Saya benar-banar dibuat gila dengan apa yang tersaji di layar. Saking gilanya, saya sampai mengumpat berkali-kali. Rasa dan raga saya dibuat jungkir balik. Ingin rasanya saya meremas, membanting, menghancurkan bahkan memakan monitor yang memproyeksikan adegan demi adegan menakjubkan. Sungguh sebuah film yang amat sangat mengesankan sekali.

5 comments:

Gabby Hakim mengatakan...

Aku ga nyangkaaaa!! Om gila naruh Inception di #1!!! TOSSS..!! :)

Achmad Muchtar mengatakan...

Listnya bagus dan pilihannya berkualitas semua....

Kerennnn......!!!!!!

curhatsinema mengatakan...

@Gabby : masih saja dipanggil Om Gila hahahaha...aku sendiri juga awalnya gak nyangka bakal menempatkan film ini sebagai yg paling mengesankan *toss jidat*

@achmad : makasih banyak pujiannya, jadi malu hahahahahaha.....

Si Tukang Review mengatakan...

Wah keren-keren bang...

Khusus saya Ghost Writer malah kebalikan. Hahaha. Bagus filmnya terus endingnya "Huh?"

Bukan ga demen sama bad ending sih, cuma memang ga reasonable sekali. Nice twist though. :D

curhatsinema mengatakan...

Kan malah pas sama judulnya. Menguatkan kesan "Ghost" begitu

 

BLOG LIST

BLOG LIST

BLOG LIST